MERAIH CAHAYA DI BUKIT NILO

MERAIH CAHAYA DI BUKIT NILO

Karya: Simply da Flores

Harmony Institute

Mengawali pagi hari ini
Aku berkanjang berkelana
lintasi jalan sepi berkelok
dari area Namang Kewa
di pesisir pantai sebelah timur
lewati kota Maumere manis e
Ingin kusaksikan fajar terbit
dari puncak bukit Nilo
kampung tua penuh makna
Bukit Nilo yang ajaib
di lereng gunung Kimang Buleng

Menanjak hampiri Bukit Nilo
kujumpai puluhan wajah ramah
dari rumah menuju kebun
anak-anak bergegas mandi
Dan
Kulihat matahari tersenyum ramah
merekah dari bibir mereka
Tanpa kata sejuta makna
Sinar kehidupan terbit membias
mengagumkan dan mempesona jiwa
“Aku rasakan keajaiban alami
aku bukan orang asing
aku merasa ada disini
aku bagian kampung ini
aku sesama saudara alami”

Pelataran pertama laksana pendopo
Ada taman wisata religi
Arca Bunda Segala Bangsa
Perempuan sahaja penuh rahmat
Bunda Maria Ibu Yesus
Berdiri tinggi megah menanti
setiap pribadi datang menghampiri
serahkan beban duka lara
menimba energi kasih cinta
dari Sang Hyang Pencipta
melalui doa seorang Ibu
Agar mendapat damai bahagia
merajut ziarah makna kehidupan
dengan karya amal cinta
sebagi pribadi pembawa amanah
“Aku terlahir sebagai berkat
membawa cahaya Sang Ilahi
untuk memberi kasih sayang
untuk membagi cahaya cinta
sesuai bakat dan talenta
dalam jiwa raga pribadiku”

Lewati pagi dan siang
melangkah ke pelataran puncak
di ujung kampung Nilo
hingga soreh mengantar senja
Ternyata….
bukit ini adalah rumah Surya
tempat cahaya mentari tinggal
Pandangan ke arah gunung
panorama ke laut Selatan
pemandangan ke laut utara
dengan kota dan pulau kecil
Semuanya ajaib diterpa cahaya
Dan ketika malam tiba
batu-batu leluhur bercahaya
bintang-bintang datang bermain
Purnama pun tinggal disini
serta sinar ajaib alam
memang menetap di bukit ini

Wow…..
Bukit Nilo ajaib mempesona
ada rahim cahaya alami
ada sinar sejati misteri
Yang menghalau kegelapan jiwa
Yang menyibak gulita nurani
Yang enyahkan kelam pikiran
Yang cerahkan galau emosi
Yang terangi langkah kaki
untuk kembali jalani berziarah
mengukir makna langkah pribadi
sebagai insan citra Ilahi

Saat kembali menuruni bukit
kegelapan malam tak halangi jalan
karena berkas sinar Bukit Nilo
ikut mengantar jiwa sanubari
Dan
kuingat cerita anak-anak
saat kutanyakan artinya Nilo
“Nilo itu nama bukit ini
Nilo itu meterai kampung kami
Nilo artinya cahaya
Nilo itu artinya terang
Cahaya terang di bukit ini
Cahaya matahari bulan bintang
Cahaya Sang Pemilik Semesta
untuk semua yang terpesona
yang mengagumi dan mencarinya”